Tuesday, October 20, 2020

SRB LAMPUNG PERWAKILAN TULANG BAWANG BANJIR DUKUNGAN

 Oleh; Willie Anggrian

Willie Anggrian SRB Lampung Wakil Tulang Bawang


Tabiik pun...

Perjakanan menjadi Sahabat Rumah Belajar (SRB) tentu saja tidak mudah. Kami harus mengikuti seleksi di tiap levelnya. Mulai dari Bimtek PembaTIK level 1: literasi, level 2: implementasi, level 3: kreasi, dan saat ini kami berada di level 4: berbagi. Pada level ini, kami memiliki kewajiban untuk membagikan ilmu yang kami dapatkan selama Bimtek PembaTIK kepada rekan sesama pendidik. Tema yang kami emban adalah berbagi inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan layanan dari Pusdatin Kemdikbud terutama portal Rumah Belajar.

Secara pengalaman saya belum pernah menjadi pembicara di hadapan orang banyak, apalagi harus membagikan ilmu di depan rekan sejawat maupun senior yang tentu saja jadi tantangan tersendiri. Tapi itu dia sensasinya. Berbagi ilmu yang kami miliki kepada rekan guru sejawat adalah kesempatan saya untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat karena disini memiliki "Surat Izin Berbagi" yang belum tentu kami dapatkan kalau tidak ikut PembaTIK sampai di level ini. Ada kebanggaan tersendiri, tentu saja.

Saya bersama SRB Lampung perwakilan Kabupaten Tulang Bawang tahun 2020 terdiri dari 5 orang, yaitu:

  1. Willie Anggrian, S.Pd. (SMPN 1 Meraksa Aji)
  2. Rahayu Wiliadnri, S.Pd, (SMPN 2 Penawartama)
  3. Ani Meitikasari, M.Pd. (SMPN 1 Gedung Aji)
  4. Murjiati, S.Pd. (SMPN 1 Rawajitu Timur)
  5. Mida Yu Restanti, S.Pd. (SMPN 2 Menggala Timur) 

semakin percaya diri untuk bisa berbagi karena kami tak berjalan sendiri. Dukungan dari rekan sejawat, pimpinan maupun dari Dinas Pendidikan hingga Bupati mengalir deras untuk kami. Hal ini menjadi vitamin semangat untuk kami terus bergerak dan berbagi inovasi pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan portal Rumah Belajar.  

SRB Lampung wakil Tulang Bawang (dari kiri ke kanan: Willie Anggrian, Rahayu Wiliandri, Murjiati, Ani Meitikasari) tanpa bu Mida Restanti yang sedang sakit pada saat itu.


Berikut ini adalah video dukungan untuk kami:

1. Dukungan dari Bupati Tulang Bawang 

Dukungan ibu Bupati Tulang Bawang DR. (Cand) Hj. Winarti, S.E., M.H. terhadap pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran sejalan dengan Program Utama Pemerintah Tulang Bawang "Bergerak Melayani Warga" yaitu dengan pemberian 1000 laptop lebih kepada guru (pendidik). Beliau juga mendukung SRB Lampung perwakilan Tulang Bawang untuk menjadi Duta Rumah Belajar (DRB) Lampung 2020.

Video dukungan dari Bupati Tulang Bawang

2. Dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang
Bapak Nasaruddin, S.H., M.H. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tulang Bawang, Provinsi Lampung, mendukung penuh pemanfaatan portal Rumah Belajar, untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di kab. Tulang Bawang, beliau menghimbau kepada seluruh guru dan siswa di kab. Tulang Bawang untuk memanfaatkan Rumah Belajar sebagai portal pendukung kualitas  pembelajaran di kab. Tulang bawang. Beliau juga mendukung penuh kepada Sahabat Rumah Belajar (SRB) Perwakilan Tulang Bawang untuk maju menjadi Duta Rumah Belajar Lampung tahun 2020.

Video dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang

3. Dukungan dari Kabid, Kasi dan segenap jajaran Dinas Pendidikan Tulang Bawang
Ibu Yohana Sriwahyuni W, S.Pd., M.Pd. Kabid PTK Dinas Pendidikan Kab. Tulang Bawang bersama Kepala Seksi (Kasi) Pak Medi Syahputra, S. Pd.I.,M.M., Bapak I Made Putra Susana, dan bu Revi beserta segenap jajaran  mendukung sepenuhnya pemanfaatan portal Rumah Belajar yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas berbasis TIK. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran yg dapat dimanfaatkan guru, siswa, serta masyarakat luas. 

Beliau mengajak dan menghimbau seluruh Bapak/Ibu Guru di Kab. Tulang Bawang untuk memanfaatkan portal Rumah Belajar ini dalam mendukung pembelajaran di era industri 4.0. Dengan Rumah Belajar, pembelajaran dapat di lakukan dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. 

Beliau juga mendukung penuh kepada Sahabat Rumah Belajar (SRB) Lampung Perwakilan Tulang Bawang untuk maju menjadi Duta Rumah Belajar Lampung tahun 2020.

Video dukungan dari Kabid, Kasi, dan jajaran Dinas Pendidikan Tulang Bawang

4. Dukungan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Meraksa Aji
Bapak Suprijatmoko, S.Pd. Kepala SMPN 1 Meraksa Aji mendukung Willie Anggrian, S.Pd. SRB Lampung perwakilan Tulang Bawang untuk dapat menjadi Duta Rumah Belajar Lampung tahun 2020. Beliau menghimbau para guru memanfaatkan portal Rumah Belajar khususnya Smart School Lampung Berjaya sebagai bentuk inovasi pembelajaran yg dapat dimanfaatkan guru, siswa, dan masyarakat luas.  


Video dukungan kepala sekolah


JAMUAN "TAK TERDUGA" KETIKA BERBAGI INOVASI PEMBELAJARAN DI SMPN 1 GEDUNG AJI

 Oleh: Willie Anggrian

Flyer Berbagi Inovasi di SMPN 1 Gedung Aji

Tabiik pun...

Peserta PembaTIK level 4 disebut sebagai Sahabat Rumah Belajar (baca: SRB) memiliki kewajiban untuk membagikan ilmunya ke para pendidik. Setelah sebelumnya saya berbagi di kandang sendiri . Pada kegiatan berbagi kali ini saya Willie Anggrian, S.Pd. guru SMPN 1 Meraksa Aji kembali berkolaborasi dengan rekan SRB yang sama yaitu, bu Rahayu Wiliandri, S.Pd. guru SMPN 2 Penawartama dan bu Ani Meitikasari, M.Pd. guru SMPN 1 Gedung Aji. Sasaran kami adalah pendidik di SMPN 1 Gedung Aji Kabupaten Tulang Bawang, dengan mengusung tema Sahabat Rumah Belajar Lampung Berbagi: Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK dengan Portal Rumah Belajar .

Sesampainya kami di SMPN 1 Gedung Aji langsung disambut dengan hangat oleh Kepala Sekolah bapak Iwan Sulastomo, S.Pd., M.M., dan dewan guru SMPN 1 Gedung Aji. Dewan guru mengenakan seragam khas sekolah mereka, yang laki-laki  mengenakan peci tapis khas Lampung dan guru perempuan mengenakan batik Lampung warna merah dan dipadupadankan dengan jilbab tapis warna merah. Kompak sekali. Setelah beramah-tamah kami para SRB menuju ke ruang laboratorium komputer yang sudah disiapkan untuk kami melaksanakan kegiatan berbagi. 

SRB Lampung bersama Kepala SMPN 1 Gedung Aji

Hari itu, Sabtu 3 Oktober 2020 acara dibuka oleh bapak Iwan Sulastomo, S.Pd., M.M. Kepala SMPN 1 Gedung Aji. Beliau menyambut baik kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa inovasi pembelajaran berbasis TIK sangat diperlukan guna memberikan pelayanan terbaik kepada siswa khususnya di masa pandemi dimana para siswa belajar dari rumah. apalagi ada SRB Lampung yang merupakan guru dari sekolah mereka yaitu ibu Ani Meitikasari, M.Pd. Dengan terang beliau menyatakan dukungannya kepada gurunya agar terus berkembang dan meraih prestasi yang tentunya akan membawa nama harum untuk sekolah yang beliau pimpin. Beliau berharap dewan guru lainnya dapat semakin termotivasi untuk terus berkembang dan mengasah diri sesuai dengan minat dan bakat dari masing-masing.

Pembukaan Acara oleh bapak Iwan Sulastomo, S.Pd., M.M. Kepala SMPN 1 Gedung Aji

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Kuota Belajar dan Kebijakan Pendidikan yang disampaikan oleh ibu Ani Meitikasari, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa guru dan siswa mendapatkan bantuan kuota data internet dari pemerintah yang bertujuan agar dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran. Ibu Ani juga menyampaikan bahwa bantuan kuota belajar dapat digunakan untuk mengakses beberapa laman dan aplikasi, termasuk portal Rumah Belajar. 

Pemaparan oleh Ani Meitikasari, M.Pd.

Pemaparan kedua mengenai SIMPATIK dan PembaTIK yang disampaikan oleh saya sendiri Willie Anggrian, S.Pd. Saya menyampaikan mengenai pentingnya guru mengikuti kegiatan Pengembangan Kepribadian Berkelanjutan (PKB) misalnya melalui Sistem Informasi Manajemen Pelatihan Berbasis TIK (SIMPATIK) yang dimiliki oleh Pusat Data Teknologi dan Informasi Kemdikbud. Kegiatan pengembangan diri yang dapat diikuti contohnya adalah Bimtek Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK). Para guru dapat mengakses laman SIMPATIK melalui simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/ dengan melakukan pendaftaran akun terlebih dahulu.

Pemaparan oleh bapak Willie Anggrian, S.Pd.

Pemaparan ketiga mengenai portal Rumah Belajar yang disampaikan oleh ibu Rahayu Wiliandri, S.Pd. Beliau menyampaikan mengenai fitur-fitur apa saja yang terdapat pada portal Rumah Belajar dan bagaimana cara memanfaatkannya. Pada kegiatan ini guru dan para SRB bersama-sama praktik langsung cara mengakses portal Rumah Belajar, baik melalui laman maupun aplikasi yang mereka download dari playstore.

Pemaparan oleh ibu Rahayu Wiliandri, S.Pd.

Para peserta kegiatan yang semuanya adalah guru sangat tertarik mengeksplore segala fitur Rumah Belajar seperti Sumber Belajar, Laboratorium Maya, Bank Soal, BSE, Peta Budaya, Karya Baasa dan Sastra dan fitur-fitur lain yang menurut mereka bisa dimanfaatkan sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Kami para SRB dengan antusias mendampingi mereka dalam mengeksplore portal Rumah Belajar.  

Dewan guru SMPN 1 Gedung Aji menyimak pemaparan SRB Lampung


Salah seorang guru yang sedang memanfaatkan sumber belajar


SRB lampung mendampingi guru dalam mengeksplore portal Rumah Belajar

SRB lampung mendampingi guru dalam mengeksplore portal Rumah Belajar

Peserta yang hadir pada kegiatan berbagi kali ini berjumlah 24 orang guru.

Daftar hadir kegiatan berbagi inovasi di SMPN 1 Gedung Aji


Setelah selesai acara berbagi hari ini tuan rumah kemudian menyuguhkan makan siang untuk kami dan seluruh dewan guru. Yes, kami makan siang bersama. Setelahnya kami berpamitan untuk kembali ke rumah, dan masya Allah kami masih dibawakan oleh-oleh untuk bisa kami bawa pulang. Jujur...kami sangat terharu atas apa yang diberikan oleh tuan rumah yaitu keluarga besar SMPN 1 Gedung Aji. Bahkan kami sudah diberi izin untuk bisa melakukan kegiatan berbagi inovasi pembelajaran yang kami miliki di sekolah saja sudah sangat berbahagia, tapi ini melebihi dari apa yang sudah kami bayangkan sebelumnya. Nikmat mana lagi yang akan kami dustakan??? Semoga apa yang kita lakukan hari itu menjadi berkah untuk kita semua. Salam sehat dan umur panjang semua.... terima kasih banyak, kami tak akan pernah melupakan pengalaman ini.

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.



Monday, October 19, 2020

PERTAMA KALI BERBAGI, BERANINYA DI KANDANG SENDIRI

 Oleh : Willie Anggrian

Flyer Berbagi Inovasi di SMPN 1 Meraksa Aji

Tabiik pun....

Hari Kamis tanggal 1 Oktober 2020 saya Willie Anggrian, S.Pd. berkolaborasi dengan rekan-rekan Sahabat Rumah Belajar (baca: SRB) lainnya yaitu bu Rahayu Wiliandri, S.Pd guru dari SMPN 2 Penawartama dan bu Ani Meitikasari guru dari SMPN 1 Gedung Aji melaksanakan kegiatan berbagi di SMPN 1 Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang, kandang saya sendiri.

Ya, kenapa saya memilih kegiatan berbagi dimulai di sekolah saya sendiri...Pertama, saya sebagai  SRB memiliki kewajiban untuk membagikan ilmu yang saya miliki kepada sesama rekan pendidik. Tentu saja tujuan pertama saya adalah membagikan ilmu yang saya miliki yaitu kepada rekan-rekan terdekat saya, di sekolah tempat saya mengabdi. Kedua, untuk melaksanakan kegiatan berbagi saya harus meminta izin dahulu kepada pimpinan instansi yang akan saya sasar, nah...kalau di sekolah saya sendiri tentu saja saya lebih mudah dalam berkomunikasi dan meminta izin dan tentu saja pimpinan saya dengan senang hati apabila guru dari sekolah yang dipimpin mau meningkatkan kompetensinya. Ketiga, saya belum banyak pengalaman untuk berbicara dan berbagi di depan orang banyak apa lagi di depan rekan sejawat. Sekolah saya sendirilah yang bisa menjadi tempat saya untuk melatih diri dalam berbicara, berkomunikasi, menyampaikan pesan dan tentu saja menguasai kelas. 

Kegiatan berbagi hari itu dilaksanakan secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan  Acara dibuka oleh bapak Suprijatmoko, S.Pd. Kepala SMPN 1 Meraksa Aji. Dalam sambutannya beliau mendukung penuh seluruh kegiatan guru yang sifatnya positif dalam rangka meningkatkan kompetensinya baik dari pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang tujuan akhirnya adalah peningkatan mutu pendidikan khususnya di SMPN 1 Meraksa Aji. Beliau juga memberikan apresiasi terhadap Sahabat Rumah Belajar yang rela meluangkan waktunya dalam rangka membagikan ilmu yang dimiliki kepada rekan-rekan guru khususnya mengenai pembelajaran berbasis TIK menggunakan portal Rumah Belajar. Mengingat hal ini sangat penting dalam mengahadapi era digital seperti saat ini. Beliau juga mengingatkan bahwa pemerintah juga telah memberikan bantuan data internet kepada siswa dan guru yang semestinya dapat dioptimalkan dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah terutama di masa pandemi Covid-19, dan beliau juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah Tulang Bawang juga telah membagikan lebih dari 1000 laptop kepada guru termasuk di SMPN 1 Meraksa Aji sehingga harus dimanfaatkan dengan baik. Beliau juga menyampaikan agar seluruh peserta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Sambutan Kepala SMPN 1 Meraksa Aji

Setelah bapak Kepala Sekolah membuka acara, kemudian dilanjutkan dengan penyajian materi. Pada kesempatan itu yang menjadi penyaji pertama adalah saya sendiri. Materi yang saya paparkan adalah mengenai kegiatan pengembangan kompetensi diri melalui kegiatan PembaTIK. Para guru saya dorong untuk mau aktif mengikuti kegiatan PembaTIK maupun pengembangan diri lainnya yang semua dapat ditemukan melalui akun Sistem Informasi Manajemen Pelatihan Berbasis TIK (SIMPATIK) yang berada di bawah naungan Pusdatin Kemdikbud. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, tentu saja kita akan mendapat bonus lain berupa berkumpul dengan banyak guru-guru lain di seluruh Indonesia dan yang tak kalah menggiurkan adalah mendapatkan sertifikat pelatihan.


Pemaparan materi oleh Willie Anggrian, S.Pd.

Pemateri berikutnya adalah bu  Rahayu Wiliandri, S.Pd. guru dari SMPN 2 Penawartama. Beliau memaparkan materi mengenai fitur-fitur dari Portal Rumah Belajar yang dapat dimanfaatkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan. Baik melalui fitur utama maupun dari fitur pendukung. Baik guru, siswa, maupun masyarakat dapat mengakses portal Rumah Belajar melalui laman belajar.kemdikbud.go.id atau bisa juga mendownload melalui play store dengan mengetik pencarian "rumah belajar kemdikbud". Keunggulan dari portal Rumah Belajar adalah portal tersebut dibuat dan disediakan pemerintah melalui Pusdatin Kemdikbud secara GRATIS, dan untuk mengakses fitur-fitur lainnya dapat memanfaatkan bantuan kuota data belajar yang diberikan pemerintah kepada siswa dan guru.          


Pemaparan materi oleh Rahayu Wiliandri, S.Pd.

Pemateri terakhir adalah bu Ani Meitikasari, M.Pd. guru dari SMPN 1 Gedung Aji. Beliau memaparkan materi mengenai model pembelajaran yang memanfaatkan portal Rumah Belajar. Bu Ani membagikan pengalamannya dalam melaksanakan pembelajaran di sekolahnya yang dapat diadopsi oleh seluruh guru. Diakhir pemaparannya bu Ani menyampaikan bahwa guru lah yang memahami kebutuhan siswanya, guru pulalah yang memahami lingkungannya, maka berikanlah pembelajaran yang terbaik untuk mereka.


Pemaparan materi oleh Ani Meitikasari, M.Pd.

Pada sesi tanya jawab para peserta menanyakan mengenai berikut ini:

  1. Pelatihan apa saja yang bisa mereka ikuti kalau mendaftar di SIMPATIK ?
  2. Bagaimana cara mendaftarkan diri dalam kelas maya?
  3. Bagaimana cara mengatasi jika siswa tinggal di daerah yang susah sinyal?

Peserta sedang bertanya kepada SRB

Dan kami menjelaskan dengan contoh nyata dari pengalaman kami agar para peserta mudah memahami.

Alhamdulillah, acara berbagi di kandang sendiri berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh 25 orang guru. 

 

SRB Lampung


SRB Lampung bersama Kepala SMPN 1 Meraksa Aji


Peserta Kegiatan Berbagi Inovasi di SMPN 1 Meraksa Aji

SRB bersama dewan guru SMPN 1 Meraksa Aji


Daftar hadir kegiatan berbagi inovasi pembelajaran di SMPN 1 Meraksa Aji


Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.

#MerdekaBelajar #RumahBelajar #Pusdatinkemdikbud #PembaTIK2020 #ParadeSRBLampung

Baca juga:

Saturday, October 17, 2020

MODERATOR SESI AKHIR PARADE SRB LAMPUNG

 Oleh : Willie Anggrian


Tabiik pun...

Rapat persiapan kegiatan Parade SRB Lampung yang semakin dekat, pertemuan semakin intens. Ya, pertemuan kami yang hanya melalui dunia maya karena ulah Pandemi Covid-19 beberapa bulan belakangan ini. Kami para SRB dan DRB harus memaksimalkan teknologi yang ada saat ini seperti menggunakan zoom meeting atau faslitas video conference lainnya dalam melaksanakan rapat dan tentu saja WA grup.

Tersisa beberapa hari saja sebelum kami harus rilis acara, tiba waktunya pembagian tugas. Siapa saja yang jadi pemateri, host, notulis, MC (pembawa acara), dirijen, dan tidak terkecuali moderator. Slot pemateri paling cepat full, karena memang para SRB Lampung "dianggap" punya kapasitas dan memiliki kewajiban berbagi setelah mengikuti bimtek 3 level sebelumnya. Saya berbeda, saya memilih jadi moderator di hari dan sesi terakhir serta jadi PJ kahoot yang digunakan untuk doorprize bagi peserta. 

Berdasarkan sumber dari wikipedia moderator adalah istilah umum dalam dunia kajian, musyawarah, dan kongres yang mengacu kepada seseorang yang bertindak sebagai penjembatan, penengah, pemandu, dan pengendali ketika sebuah acara sedang berlangsung supaya acara tersebut dapat berjalan dengan tertib. Jadi saya punya tugas selain memandu jalannya acara saya juga harus membuat acara menjadi ringan dan menyenangkan, mengingat saya bertugas di hari dan sesi terakhir dimana para peserta berada di puncak kelelahan setelah 3 hari full dari pagi sampai sore mengikuti kegiatan. Itu tantangan saya, dan saya terima.

Akhirnya setelah beberapa kali rapat disepakati siapa saja petugas kegiatan Parade SRB Lampung, dan kami memberinya judul "WORKSHOP PARADE SRB BERBAGI: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MEWUJUDKAN MERDEKA BELAJAR" tetapi tentu saja, muaranya adalah pemanfaatan Portal Rumah Belajar.

Tibalah saatnya masa bertugas saya, tepatnya menjadi moderator mendampingi narasumber dari UPTD Balai Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Balai TIK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Tepatnya pada hari Rabu pukul 13.00 WIB.


Willie Anggrian moderator acara

Saya sebagai moderator memulai dengan memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa hal termasuk bagaimana peserta diminta untuk menyimak pemaparan narasumber dengan seksama dan membagikan tautan (link) form absensi peserta. Kemudian moderator mengenalkan narasumber dengan membacakan profil dari masing-masing narasumber.

Narasumber pertama adalah bapak Medi Sukarna, S.Kom., beliau menyajikan materi Konten dan konteks dalam pembelajaran. Beliau menyampaikan peran media sosial untuk pendidikan yaitu tempat interaksi (platform) bagi guru dan siswa, kecepatan publikasi, mudan dan terintegrasi menggunakan beberapa device, dapat dimanfaatkan secara penuh dalam kerja kehumasan. Kemudian beliau juga memaparkan konten dan konteks serta konsep pembelajaran menurut Ki Hajar Dewantara.

Narasumber 1. Bapak Medi Sukarna, S.Kom  


Materi Konten dan Konteks dalam Pendidikan


Narasumber kedua adalah bapak I Wayan Kartiana Saputra, SSKar., beliau menyajikan materi videography. Beliau menjabarkan mengenai pengenalan dasar-dasar pengambilan gambar dan pencahayaan dalam pembuatan video.Teknik pengambilan gambar dalam videography ternyata ada banyak contohnya: frog eye angel, low angle, eye angle, high angle, bird eye angle, slanted angle, dan over shoulder angle. Kemudian bagaimana cara pengambilan gambar video berdasarkan ukuran gambar yaitu: extreme close up (ECU), big close up (BCU), close up (CU), medium close up (MCU), medium shot (MS), full shoot (FS), long shoot (LS), one shot (1S), two shoot (2S), dan group shoot (GS). Terakhir beliau memaparkan mengenai prinsip dasar tata cahaya yang terdiri dari key light, fill light, dan back light. 

Narasumber 2. I Wayan Kartiana Saputra, SSKar


Materi Videography

Sesi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab bagi peserta baik dengan menuliskan melalui kolom chat ataupun bisa bertanya secara langsung. Para peserta sangat antusias dalam sesi ini, hal ini menunjukkan bahwa peserta benar-benar menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber. Pertanyaan dijawab dengan sangat jelas dan informatif oleh para narasumber. Banyak ilmu baru yang disampaikan oleh para narasumber yang tentu saja sangat penting kaitannya dalam pembelajaran saat ini yang banyak memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi sesuai dengan perkembangan zaman.

Peserta Parade Dr. Meliyanti Ibrahin


Peserta Parade SRB Lampung

Seusai kegiatan tanya jawab moderator menyimpulkan hasil pemaparan yang sudah disampaikan oleh seluruh narasumber yaitu konten interaktif adalah salah satu celah menarik untuk meningkatkan kembali minat belajar salah satunya adalah dengan video pembelajaran. Dimulai dari kesadaran kita sebagai pengajar akan pentingnya berkreasi membuat konten-konten yang menarik melalui teknik videography yang baik. Diharapkan, ini adalah sebagai langkah awal dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Kemudian moderator menyerahkan acara kembali kepada host.

Ada tugas lain yang saya dapatkan dalam kegiatan Parade SRB Lampung, saya akan sampaikan pengalamannya di tulisan mendatang...  


Merdeka Belajar, Rumah Belajar portalnya, Maju Indonesia.

#MerdekaBelajar #RumahBelajar #Pusdatinkemdikbud #PembaTIK2020 #ParadeSRBLampung


Baca juga:



Thursday, October 15, 2020

COACHING SRB LAMPUNG LANCAR JAYA

 Oleh: Willie Anggrian

PembaTIK 2020


Tabiik pun,

PembaTIK 2020 dilaksanakan dengan 4 level mengacu pada literasi TIK guru dari UNESCO, yaitu literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi. Setiap level memiliki kegiatan yang berbeda-beda. Pada level 1: literasi yaitu pengenalan perangkat TIK dasar, internet bijak, sehat dan aman, internet untuk pembelajaran, aplikasi pembelajaran terbuka. Pada level 2: implementasi yaitu penerapan pembelajaran abad 21, fitur-fitur rumah belajar, pemanfaatan TV edukasi, M-edukasi, suara edukasi, integrasi kelas dengan TIK. Pada level 3: kreasi yaitu media pembelajaran berteknologi digital, pembuatan video pembelajaran, pembuatan multimedia interaktif, dan inovasi pembelajaran dengan TIK. Pada level 4: berbagi yaitu penulisan artikel Rumah Belajar, strategi berbagi, komunikasi efektif pemanfaatan konferensi video.
Peserta PembaTIK 2020


Level 4 adalah level tertinggi dari kegiatan Bimtek PembaTIK yang juga merupakan tahap seleksi Duta Rumah Belajar (DRB). Pada tahap ini peserta akan melaksanakan kegiatan berupa kuliah umum, kelas daring, coaching, dan terakhir seleksi Duta Rumah Belajar.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada level 4 adalah coaching. Kegiatan coaching adalah pembimbingan terkait materi dan tugas pembaTIK level 4. Pelaksanaan tahun ini adalah secara daring, mengingat negara kita sedang masa pandemi Covid-19, sehingga kegiatan tatap maya menjadi pilihan terbaik. Coaching dilaksanakan secara virtual dengan menggunakan zoom meeting di setiap provinsi. Sesuai dengan jadwal provinsi Lampung masuk dalam gelombang 5 bersama Jawa Barat, Kalimantan Timur, NTB dan Sulawesi Tenggara yaitu pada tanggal 8 sampai dengan 10 Oktober 2020.

Jadwal Coaching PembaTIK Level 4

Sesuai dengan jadwal, kegiatan pembukaan dilaksanakan secara daring bersama 5 provinsi (Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, NTB, dan Sulawesi Tenggara) oleh Pusdatin Kemdikbud. Ibu Dra. Ohorella Erma, M.Ikom selaku Kepala Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK) Pusdatin Kemdikbud yang membuka acara coaching PembaTIK level 4 gelombang 5.
Dra. Ohorella Erma, M.Ikom Kepala BPMRPK Pusdatin

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan Kebijakan Pemanfaatan TIK untuk Pembelajaran oleh Pusdatin.

Para peserta coaching kemudian dilakukan breakout room provinsi, sehingga para peserta akan masuk di room (kelas) masing-masing berdasarkan provinsi. Setelah masuk di room per provinsi kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Penjaminan Mutu Pendidikan oleh Bapak Drs. Zukirman, M.M. Kepala LPMP Lampung. Beliau menjabarkan dengan sangat jelas mengenai Konsep Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) sesuai dengan Permendikbud no 28 tahun 2016.
 
Drs. Zukirman, M.M. Kepala LPMP Lampung

Setelah itu pemaparan berikutnya mengenai implementasi pemanfaatan TIK di dinas daerah oleh Bapak Medi Sukarna, S.Kom. dari UPTD Balai Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Beliau menyampaikan bahwa dinas daerah Lampung sudah memiliki pelayanan TIK diantaranya berupa Konten Audio dan Streaming (Radio Edukasi), Konten Video dan Chanel Youtube (Layanan BPTP Chanel Youtube), Multimedia Mobile (Kaganga dan Warahan), dan Learning Management Sistem (LMS) Smart School Lampung Berjaya yang terintegrasi dengan Portal Rumah Belajar bekerja sama dengan Pusdatin Kemdikbud.


Medi Sukarna, S.Kom UPTD Balai TIK Lampung

Kemudian di sesi terakhir hari pertama hari Kamis, tanggal 8 Oktober 2020 Pendalaman Materi dan Pembimbingan Implementasi TIK untuk Pembelajaran oleh bapak Drs. Bambang Warsita, M.Pd. (PTP Pusdatin) yang memaparkan Tips dan Trik Teknik Penulisan. Beliau menyampaikan bahwa "Hanya Manusia Primitif yang Tak Menulis". Beliau menjabarkan diantaranya mengenai jenis tulisan, bagaimana cara menulis artikel agar menarik dan bermutu, cara menjaga motivasi menulis artikel, dan lain sebagainya dengan jelas dan menarik berdasarkan pengalaman dan ilmu beliau sebagai penulis.

Hari berikutnya adalah giliran para Sahabat Rumah Belajar (SRB) Lampung presentasi mandiri mengenai profil pribadi, pengalaman kerja, portofolio (karya dan prestasi), motivasi menjadi DRB, dan rencana tindak lanjut (action plan). Di hari sebelumnya Bapak Mirwan Saputra, S.Pd.,GR DRB Lampung 2019 telah menyampaikan nomor urut peserta.

Mulai dari SRB pertama hingga terakhir para SRB mempresentasikan profil dirinya masing-masing dan apa saja action plan yang telah dan akan dilaksanakan. Paling utama dari presentasi yang menjadi fokus adalah action plan setiap SRB.Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh "Kepala Sekolah" PembaTIK yaitu bapak Arief Darmawan, S.T.,M.Pd., dari Pusdatin lainnya ada bapak Drs. Bambang Warsita, M.Pd., Bapak M. Shaleh Ayubi dan Bu Desi, kemudian dari LPMP Lampung ada ibu Diana Sari Dj, S.Si., M.T., dan para DRB Lampung; bapak Wahyudi, S.Kom; ibu Yuni Sudiasih, S.Pd.; dan bapak Mirwan Saputra, S.Pd.,GR. Dan seluruh Sahabat Rumah Belajar (SRB) Lampung tahun 2020. Masukan dari para instruktur membuat rencana yang dibuat semakin jelas dan matang. Berikut ini sedikit contoh dari kegiatan presentasi para SRB Lampung 2020:
 
Willie Anggrian: Action plan

Willie Anggrian; Portofolio Prestasi
Rahayu Wiliandri: Pengalaman Kerja
Hari Rahmadi: Presentasi

Dari kegiatan tersebut nampak jelas bahwa Sahabat Rumah Belajar (SRB) Lampung terpilih adalah guru-guru yang memiliki kompetensi yang sangat baik, tercermin dari prestasi dan karya yang mereka miliki, serta memiliki perencanaan yang jelas mengenai apa saja yang akan dilaksanakan sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB) Lampung sebagai upaya memBAGIkan inovasi pembelajaran berbasis TIK menggunakan portal Rumah Belajar dalam mendukung program Merdeka Belajar di dunia pendidikan. SRB lampung juga punya tanggung jawab dalam membumikan Rumah Belajar agar semua guru, siswa dan orang tua menerima manfaat yang sama dari layanan yang diberikan pemerintah melalui portal yang disediakan oleh Pusdatin kemdikbud.

Setelah foto bersama secara maya (virtual), akhirnya tuntas juga pelaksanaan coaching selama 3 hari, sejak tanggal 8 - 10 Oktober 2020 tanpa kendala yang berarti. Hanya jaringan yang tidak stabil yang membuat kami para peserta sedikit bekerja keras. 


Coaching SRB Lampung


Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.


Baca juga:


BERBAGI PENGALAMAN BERHARGA : SELEKSI DUTA RUMAH BELAJAR 2020

 Oleh: Willie Anggrian Tabiik pun... Siang itu, hari Jumat, 20 November 2020 pukul 14.33 WIB masuklah pesan berupa file undangan “202019 –...