Saturday, October 10, 2020
WORKSHOP PARADE SRB LAMPUNG: BERBAGI INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MEWUJUDKAN MERDEKA BELAJAR
Friday, October 9, 2020
ESAI: MOTIVASI MENJADI SEORANG DUTA RUMAH BELAJAR (DRB)
Oleh: Willie Anggrian
Do the best to get the best adalah motto yang selalu saya
ingat dan laksanakan. Tugas dan tanggung jawab dilaksanakan dengan seluruh
kemampuan yang dimiliki. Lakukan saja yang terbaik dari apa yang saya bisa,
yakinlah kalau sudah melakukan yang terbaik dan ï·²
subhana wa ta’ala akan menggantikan yang terbaik untuk hamba-Nya.
Saya bukanlah siswa yang memiliki
banyak prestasi di sekolah. Tapi saya suka mengeksplore diri melalui kegiatan
pengembangan diri dalam Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), maupun kegiatan lainnya.
Sekolah memfasilitasi saya untuk mengembangkan potensi.
Saya adalah putra dari pasangan
suami-istri yang keduanya adalah guru. Ayah saya guru SD dan ibu saya guru SMP.
Profesi orang tua saya menginspirasi saya untuk ikut jadi seorang guru. Guru
adalah profesi dan pengabdian diri kepada masyarakat dan bangsa. Saya bisa berkontribusi
dalam menyiapkan generasi yang akan memimpin bangsa ini. Itu yang membuat saya
bangga menjadi guru.
Guru memiliki 4 kompetensi dasar
yang harus dimiliki oleh seorang guru yakni; pofesional, pedagogik, sosial dan
kepribadian. Saya bersyukur, di sekolah tempat saya mengabdi memberikan ruang
kepada saya untuk mengembangkan diri sebagai upaya peningkatan kompetensi dasar
seorang guru. Prestasi yang pernah saya dapatkan adalah menjadi guru teladan di
sekolah, menjadi perwakilan MGMP Fisika di tingkat Provinsi, guru pendamping OSN
Fisika tingkat provinsi, ketua panitia sekolah model, juara 3 olimpiade guru
fisika SMA/SMK tingkat kabupaten, dan juara 2 lomba inovasi teknologi tepat
guna yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Tulang Bawang.
Saya mengikuti berbagai pelatihan
di tingkat sekolah hingga nasional. Pengalaman saya mengikuti berbagai kegiatan
tersebut selain memperoleh ilmu yang bisa diterapkan untuk mendidik siswa, saya
juga mendapat kesempatan berkumpul dan mengenal banyak orang-orang hebat dan
menginspirasi.
PembaTIK adalah salah satu kegiatan
bimtek yang saya ikuti. Tahun lalu saya ikut sampai lulus di level 2 dan belum
bisa masuk jadi 30 besar. Saya beruntung walaupun saya tidak masuk di level 3
tapi saya menjadi salah satu guru yang diundang oleh LPMP Lampung dalam rangka
kegiatan “Workshop Fasilitasi Pengembangan Konten Rumah Belajar” yang bekerja
sama dengan Pustekkom (kini: Pusdatin) Kemdikbud. Saya bergabung dengan para
SRB dan DRB Lampung. Hal inilah yang membuat saya semakin tertantang untuk ikut
lagi PembaTIK di tahun ini. Saya memulai dari level 3 dan saya lulus, kemudian
ketika diumumkan peserta yang masuk level 4 yaitu 30 besar peserta dari tiap
provinsi terpampang nama saya untuk jadi SRB Lampung benar-benar anugerah bagi
saya. Sedikit demi sedikit mimpi saya menjadi nyata. Saya tidak akan
menyia-nyiakan kesempatan ini.
Level 4 dinamakan level berbagi
saya langsung menyadari bahwa nama level ini sama dengan jargon yang
selalu saya sampaikan di blog maupun youtube yang saya kelola, yaitu berbagi
itu pintar. Banyak orang pintar tapi orang yang paling pintar adalah orang
yang mau berbagi. Berbagi ilmunya kepada orang lain agar semakin banyak yang
memperoleh manfaat dari ilmu yang dibagi. Saya adalah orang yang mau belajar
dan cepat belajar. Maka dari itu melalui motto “Do the best to get the
best” dan jargon saya BERBAGI ITU PINTAR, saya yakin bahwa saya
layak menjadi Duta Rumah Belajar berikutnya.
Sunday, September 27, 2020
Duta Rumah Belajar (DRB) PembaTIK Pusdatin Kemendikbud [Rumah Belajar]
Tabiik pun,
Duta Rumah Belajar adalah penambahan tangan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di masing-masing provinsinya terutama untuk penggunaan Rumah Belajar yang merupakan portal pembelajaran GRATISSSS dari pemerintah (belajar.kemdikbud.go.id)
kemudian,
Apa manfaat menjadi Duta Rumah Belajar ???
- menjadi wajah perwakilan pemanfaatan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan dan kebudayaan terutama Rumah Belajar
- berkesempatan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengembangan bahan ajar berbasis TIK baik di pusat maupun daerah
- berkesempatan dilibatkan pada acara dan kegiatan pemanfaatan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan baik di pusat maupun daerah
- bertemu dan bertukar wawasan dengan guru-guru berprestasi dari seluruh provinsi di Indonesia.
- Bapak Wahyudi, S. Kom. guru dari SMAN 1 Sungkai Selatan, Lampung Utara adalah Duta Rumah Belajar Lampung tahun 2017 (https://www.youtube.com/watch?v=4-GwNLYDffk)
- Ibu Yuni Sudiasih, S.Pd. guru SMAN 1 Tumijajar, Tulang Bawang Barat adalah Duta Rumah Belajar Lampung tahun 2018 (https://www.youtube.com/watch?v=t5i_ljEF8Fs)
- Bapak Mirwan Saputra, S.Pd., GR guru SMPN 7 Mesuji, Mesuji adalah Duta Rumah Belajar Lampung tahun 2019 (https://www.youtube.com/channel/UCXUb0O82hsSoea6rHBzC8EA/featured)
Friday, September 25, 2020
BANTUAN KUOTA DATA INTERNET TAHUN 2020
Peresmian Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020
Tabiik pun,
Pandemi Corona Virus Desease
(Covid-19) telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia sebagai Kedaruratan
Kesehatan dan Bencana Nasional Nonalam. Ratusan ribu sekolah dan perguruan tinggi
ditutup untuk mencegah penyebaran Covid-19, sekitar 68 juta peserta didik
melakukan kegiatan belajar dari rumah, serta sekitar 4 juta pendidik melakukan
kegiatan belajar mengajar di luar sekolah.
Sesuai dengan Revisi Keputusan
Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag),
Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tanggal 7
Agustus 2020, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta
mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga pendidikan, maka satuan pendidikan
yang berada di zona oranye dan merah dilarang untuk melakukan proses
pembelajaran tatap muka dan melanjutkan belajar dari rumah.
Guna memastikan hak belajar
setiap peserta didik terpenuhi, pemerintah menyalurkan bantuan subsidi kuota
internet untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh kepada peserta didik
dan pendidik. Bantuan kuota internet tersebut berupa kuota data internet yang
terbagi atas kuota umum dan kuota belajar.
Kuota umum adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi; dan kuota belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.
PERSYARATAN PENERIMA BANTUAN
KUOTA DATA INTERNET
A. Penerima Bantuan
Bantuan kuota internet pendidikan
diberikan kepada:
1. peserta didik pada pendidikan anak usia dini
(PAUD) dan jenjang pendidikan dasar dan menengah;
2. pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan
dasar dan menengah;
3. mahasiswa; dan
4. dosen.
B. Persyaratan Penerima Bantuan
Penerima bantuan kuota internet
pendidikan harus memenuhi
persyaratan sebagai berikut.
1. Peserta Didik pada PAUD dan Jenjang
Pendidikan Dasar dan Menengah
a. Terdaftar di aplikasi Dapodik; dan
b. Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta
didik/orang tua/anggota keluarga /wali.
2. Pendidik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan
Dasar dan Menengah
a. Terdaftar di aplikasi Dapodik dan berstatus
aktif; dan
b. Memiliki nomor ponsel aktif.
3. Mahasiswa
a. Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus
aktif dalam perkuliahan atau sedang double degree;
b. Memiliki Kartu Rencana Studi pada semester
berjalan; dan
c. Memiliki nomor ponsel aktif.
4. Dosen
a. Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus
aktif pada tahun ajaran 2020/2021;
b. Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau
NUP); dan
c. Memiliki nomor ponsel aktif.
Bantuan Kuota Internet Seluler terdiri atas:
- Kuota Umum: Kuota yang dapat digunakan untuk mengakses
seluruh laman dan aplikasi
- Kuota Belajar: Kuota yang hanya dapat
digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.
Sudah dapat bantuan kuota data
internet tahun 2020 bagi siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)?
Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.
Yuk, akses platform Rumah Belajar (https://belajar.kemdikbud.go.id)
dan streaming Suara Edukasi (https://suaraedukasi.kemdikbud.go.id)
serta TV Edukasi (https://tve.kemdikbud.go.id)
untuk menemani belajarmu di rumah.
Merdeka belajarnya,
Rumah Belajar portalnya,
Maju Indonesia.
#pendidikan #Indonesia #nadiemmakarim
BIMTEK PEMBATIK PUSDATIN KEMDIKBUD
Tabiik pun,
PembaTIK adalah kepanjangan dari Pembelajaran Berbasis TIK, merupakan program peningkatan kompetensi TIK guru yan mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK guru UNESCO. Standar kompetensi TIK tersiri dari 4 level yaitu :
Level 1: literasi
Level 2: implementasi
Level 3: kreasi
Level 4: berbagi
atau biasa disebut 4i leveling
Manfaat mengikuti PembaTIK adalah:
1. meningkatkan kemampuan TIK sesuai dengan perkembangan teknologi terkini
2. mendapatkan sertifikat pada setiap level dengan skala nasional
3. berkesemapatan untuk menjadi Duta Rumah Belajar
Berikut ini tahapan dalam pelaksanaan kegiatan PembaTIK:
1. Bimtek Daring level 1 (literasi)
- melakukan registrasi melalui aplikasi simpatik (simpatik.belajar.kemdikbud.go.id)
- mendaftar pada salah satu gelombang yang tersedia
- mengikuti kelas bimtek daring
- mengunduh modul dan mempelajari materi pembelajaran secara mandiri
- ujian sertifikasi daring level 1
- peserta yang lulus mendapat sertifikat level 1
- semua peserta yang lulus level 1 melanjutkan ke level 2
- melakukan pendaftaran pada salah satu gelombang level 2 yang tersedia di aplikasi simpatik (simpatik.belajar.kemdikbud.go.id)
- mengikuti kelas bimtek daring
- mengunduh modul dan mempelajari materi pembelajaran secara mandiri
- mengunggah video dokumentasi dan testimoni pemanfaatan TIK untuk pembelajaran
- ujian sertifikasi daring level 2
- peserta yang lulus mendapat sertifikat level 2
- semua peserta yang lulus level 2 dapat melanjutkan ke level 3
- melakukan pendaftaran pada sala satu gelombang level 3 yang tersedia di aplikasi simpatik (simpatik.belajar.kemdikbud.go.id)
- mengikuti kelas bimtek daring
- mengunggah modul dan mempelajari pembelajaran secara mandiri
- mengunggah karya konten pembelajaran
- ujian sertifikasi daring level 3
- peserta yan lulus mendapat sertifikat level 3
- peserta terpilih dari tiap provinsi akan mengikuti level 4 yang dilaksanakan secara daring dengan 30 peserta dari setiap provinsinya
- peserta disebut sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB)
- melakukan inovasi pembelajaran dan berbagi pengetahuan
- peserta yang lulus mendapat sertifikat level 4
- peserta terbaik di level 4 akan dikukuhkan sebagai Duta Rumah Belajar (DRB)
Wednesday, September 23, 2020
Fitur Portal Rumah Belajar Kemendikbud
A. Fitur utama di Rumah Belajar antara lain:
1. Sumber Belajar
Sumber Belajar menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik. Sumber Belajar disajikan dalam gambar, video, animasi, simulasi, dan permainan (game online)
2. Bank Soal
Bank Soal adalah fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan.
3. Kelas Maya
Kelas Maya di dalam Rumah Belajar merupakan sebuah Learning management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi terjadinya pembelajaran online (daring) antara guru dan siswa dimana saja dan kapan saja.
4. Laboratorium Maya
Laboratorium Maya adalah fitur simulasi praktikum laboratorium yang ada disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum.
B. Fitur pendukung di Rumah Belajar antara lain:
1. Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Buku Sekolah Elektronik disebut juga BSE, adalah inisiatif dari Kemendikbud yang bertujuan untuk menyediakan buku ajar elektronik untuk tingkat pendidikan dari SD, SMP, SMA dan SMK. Pemerintah (Kemendikbud) melalui Pusat Perbukuan membeli hak cipta buku-buku sekolah di berbagai jenjang pendidikan kemudian buku tersebut diunggah ke website. WEB BSE merupakan situs yang menyajikan buku dengan format .pdf yang dapat dibaca secara online atau dapat diunduh kemudian dibaca offline melalui portal Rumah Belajar.
2. Peta Budaya
Peta Budaya merupakan fitur yang tersedia di dalam portal Rumah Belajar. Peta Budaya merupakan kumpulan budaya dari seluruh Indonesia. Peta Budaya disajikan dalam gambar, video, animasi, dan permainan (game online)
3. Wahana Jelajah Angkasa
Wahana Jelajah Angkasa, fitur ini adalah tur virtual dengan medan turnya adalah luar angkasa. Fitur ini memanfaatkan program Worldwide Telescope (WWT) dengan bahasa pengoperasian utamanya disajikan dalam Bahasa Inggris. Penggunaanya mudah dan praktis.
4. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau biasa disebut PKB. Fitur ini mencakup kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dapat diambil oleh guru, tenaga kependidikan dan aparatur sipil negara secara online. Fitur ini terdiri dari rangkaian diklat sesuai dengan bidang kompetensi yang ingin ditingkatkan.
5. Karya Bahasa dan Sastra
Karya Bahasa dan Sastra merupakan fitur yang memberikan banyak pilihan buku cerita yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat baca anak. Fitur ini terdiri atas 3 konten yaitu prosa, puisi dan referensi.
6. Edugame
Bermain sambil belajar dengan fitur edugame Rumah Belajar, fitur ini menyediakan beragam gim (permainan) interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara mandiri maupun dengan bimbingan guru atau orang tua. Permainan yang disediakan telah dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar dari materi yang disajikan.
Wednesday, June 7, 2017
LEMBAR KERJA : TUGAS GS BIMTEK K13 REVISI TERBARU
1. LK 1.1, LK 1.2, LK 1.3, LK 1.4
2. LK 2 (RPP)
3. LK 3 (Penerapan Kepramukaan dan Muatan Lokal)
4. LK 4 (Telaah RPP dan Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran)
[Download] Lembar Kerja Terbaru / LK 2017
Baca Juga:
KUMPULAN RPP KIMIA SMA K13 REVISI TERBARU
KUMPULAN RPP FISIKA SMA K13 REVISI TERBARU
KUMPULAN KATA KERJA OPERASIONAL (KKO) TERBARU
KEPRAMUKAAN: SYARAT KECAKAPAN UMUM (SKU) PENEGAK
PERMENDIKBUD K13 REVISI
BERBAGI PENGALAMAN BERHARGA : SELEKSI DUTA RUMAH BELAJAR 2020
Oleh: Willie Anggrian Tabiik pun... Siang itu, hari Jumat, 20 November 2020 pukul 14.33 WIB masuklah pesan berupa file undangan “202019 –...






















