Showing posts with label kimia. Show all posts
Showing posts with label kimia. Show all posts

Wednesday, June 7, 2017

KUMPULAN RPP KIMIA SMA K13 REVISI TERBARU

Berikut ini saya sampaikan contoh Kumpulan RPP SMA Kurikulum 2013 K13 Revisi Terbaru Lengkap yang bertujuan untuk membantu Guru mata pelajaran dalam mencari referensi pembuatan perangkat pembelajaran dalam hal ini RPP demi memperlancar kegiatan pembelajaran di sekolah.

RPP K13 Revisi Terbaru Mata Pelajaran Kimia SMA:

[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.1 dan 4.1
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.2 dan 4.2
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.3 dan 4.3 
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.4 dan 4.4
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.5 dan 4.5 
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.6 dan 4.6
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.7 dan 4.7 
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.8 dan 4.8
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.9 dan 4.9 
[Download] RPP Kimia SMA Kelas X KD 3.10 dan 4.10

[Download] Model Silabus Kimia

Baca Juga:
KUMPULAN RPP FISIKA SMA K13 REVISI TERBARU
LEMBAR KERJA 2017 KURIKULUM 2013 REVISI
KUMPULAN KATA KERJA OPERASIONAL (KKO) TERBARU
KEPRAMUKAAN: SYARAT KECAKAPAN UMUM (SKU) PENEGAK
PERMENDIKBUD K13 REVISI

Wednesday, August 10, 2016

HIDROKARBON

Atom karbon mempunyai sifat khas yang memungkinkan atom karbon dapat berikatan dengan atom karbon lainnya dan atom H, membentuk senyawa hidrokarbon. Kekhasannya sebagai berikut:
1. Karbon memiliki 4 elektron valensi
Karbon memiliki 4 elektron valensi seperti golongannya, sehingga karbon mampu membentuk 4 ikatan kovalen tunggal. unsur dari golongan lain tidak ada yang dapat membentuk ikatan kovalen sebanyak itu kecuali konfigurasinya melenihi oktet.

2. Jari-jari atom relatif kecil
Atom karbon hanya memiliki 2 kulit atom sehingga jari-jarinya relatif kecil. Hal ini menyebabkan sebagai berikut:
a. Ikatan kovalen yang dibentuk karbon relatif kuat.
b. Karbon dapat membentuk ikatan rangkap dan ikatan rangkap tiga.

Hidrokarbon adalah senyawa organik yang terbuat tidak lebih dari karbon dan hidrogen. Hal ini dimungkinkan untuk berikatan dua atau tiga yang dibentuk antara atom karbon, dan bahkan untuk struktur yang  terbentuk seperti cincin.
Hidrokarbon jenuh memiliki banyak atom hidrogen yang mungkin melekat pada setiap karbon. Untuk karbon di ujung rantai molekul, tiga dapat dipasang. Untuk karbon di tengah rantai atau cincin, dua dapat menempel. Untuk sebuah atom karbon dengan sendirinya, empat atom hidrogen dapat melekat. Hidrokarbon jenuh hanya memiliki ikatan tunggal antara atom karbon yang berdekatan. Hidrokarbon tak jenuh memiliki ikatan ganda dan / atau tiga antara beberapa atom karbon.

Hidrokarbon alifatik

Hidrokarbon alifatik adalah senyawa hidrogen dan karbon yang tidak mengandung cincin benzena. (Kita akan membahas senyawa dengan cincin benzena kemudian dalam artikel lain.) Hidrokarbon alifatik cenderung mudah terbakar. Ada beberapa jenis hidrokarbon alifatik: alkana, alkena, alkuna dan alkenynes.

Alkana dan Sikloalkana

Alkana bersifat linear atau senyawa bercabang yang terbuat dari berbagai jumlah atom karbon yang semuanya jenuh dengan atom hidrogen. Rumus untuk alkana adalah CnH (2n +2). Ini berarti bahwa jumlah atom hidrogen sama dengan dua kali jumlah atom karbon, ditambah 2.

alkana
alkana
Metana adalah hidrokarbon yang mungkin paling sederhana. Hal ini dilepaskan sebagai gas dari tubuh yang membusuk dan dari saluran usus dari banyak hewan. Rumus kimianya adalah CH4. Sebuah gugus metil, dengan rumus CH3, memiliki satu ikatan bebas untuk bergabung dengan sesuatu yang lain.
Beberapa alkana lainnya merupakan etana (C2H6), propana (C3H8), butana (C4H10) dan pentana (C5H12). Masing-masing menambahkan satu karbon pada rantai. Perhatikan dalam diagram di bawah masing-masing karbon jenuh.
Sikloalkana adalah jenis alkana yang mengandung cincin karbon (tetapi bukan sebuah cincin benzen). Molekul-molekul ini masih hanya memiliki ikatan tunggal, dan dengan demikian jenuh.
Sikloalkana umumnya mirip dengan mereka para alkana, seperti siklopropana atau siklobutana, tetapi mungkin memiliki titik didih dan lebur yang lebih tinggi.

Alkena

Alkena seperti alkana, tetapi mereka memiliki setidaknya satu ikatan rangkap antara atom karbon. Rumus untuk alkena sedikit rumit, karena jumlah ikatan ganda dapat bervariasi. Alkena dengan hanya satu ikatan rangkap memiliki rumus CnH (2n). Setiap ikatan ganda berarti dua hidrogen berkurang dari alkana yang sesuai. Untuk setiap ikatan rangkap tambahan, kekurangan lebih banyak dua hidrogen. Alkena sederhana adalah etena, dengan rumus C2H4.
alkena
Ketika penamaan alkena, kita harus berhati-hati yang perlu diperhatikan dimana atom karbon memiliki ikatan ganda. Jika hanya ada satu ikatan rangkap, kemudian menempatkan jumlah karbon di depan nama. Sebagai contoh, jika karbon kedua pada pentene memiliki ikatan ganda, kemudian nama itu 2 pentena. Jika karbon ketiga memiliki ikatan ganda, beri nama 3 pentena.
Namun, jika ada dua ikatan ganda, itu akan memiliki nama seperti 2,4 pentadiena. Jika ada tiga ikatan ganda dalam oktena (8 atom karbon), itu akan memiliki nama seperti 1,3,5 oktatriena. Empat ikatan ganda akan berakhiran ‘-tetraena,’ seperti dalam 1,3,5,7 oktatetraena.

Alkuna

Alkuna memiliki setidaknya satu ikatan rangkap tiga antara atom karbon. Alkenyne memiliki ikatan baik dua dan tiga.

alkuna
alkuna
Rumus untuk alkuna adalah variabel juga. Sebuah alkuna dengan hanya satu ikatan rangkap tiga memiliki rumus CnH (2n-2). Setiap tiga ikatan berarti dua hidrogen berkurang dari alkana yang sesuai. Untuk setiap ikatan rangkap ekstra, berkurang empat hidrogen lebih banyak. Alkuna mengikuti aturan penamaan mirip dengan alkena.

Hidrokarbon aromatik (Arena)

Hidrokarbon aromatik, atau Arena, adalah mereka yang memiliki setidaknya satu cincin benzena di dalamnya. Sebuah cincin benzena adalah cincin enam atom karbon dengan tiga ikatan ganda.
Rumus untuk benzena, yang sederhana ArĂȘne dan struktur dasar untuk yang lainnya, adalah C6H6. Setiap senyawa dengan cincin benzena disebut senyawa aromatik. Ada banyak senyawa tersebut, yang cenderung bersifat karsinogen. Mereka juga cenderung memiliki bau manis bagi mereka, dengan demikian berlabel ‘aromatik.’
Agustus Kekulé menyimpulkan struktur cincin benzena pada tahun 1865. Dia kemudian mengatakan bahwa ia terinspirasi oleh mimpi dia dari ular yang menggigit ekornya sendiri. Molekul dengan struktur ini memiliki molekul cermin, sementara memiliki jumlah dan jenis molekul yang sama, sering menunjukkan sifat yang berbeda. Berbagai bentuk senyawa yang sama (rumus molekul yang sama) disebut isomer.

Sumber: http://ilmualam.net/hidrokarbon-pengertian-jenis-ikatan-contoh.html

Thursday, February 20, 2014

UJIAN PRAKTIK TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Kelompok Ujian Praktik Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Kosgoro Penawartama Tahun Pelajaran 2013/2014:


1. [Download] Daftar kelompok dan pilihan modul Ujian Praktik Mata Pelajaran Kimia.

2. [Download] Daftar kelompok dan modul Ujian Praktik Mata Pelajaran Fisika.

Sunday, February 16, 2014

PERCOBAAN KIMIA: SIMULASI GUNUNG API




Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar Gunung Kelud, Gunung Sinabung, Gunung Merapi? Ya itu adalah beberapa gunung api aktif yang ada di negera Indonesia dan beberapa waktu lalu baru saja meletus. Erupsi yang dihasilkan dapat kita buat dengan percobaan sederhana.  Untuk membuat simulasi gunung berapi sebetulnya sangatlah mudah. tidak perlu bahan yang mahal, sulit didapat dan cara yang rumit. Dalam membuat gunung berapi tiruan diperlukan bahan dan metode yang mudah dilakukan. bahan-bahan dan langkah kerjanya akan dibahas di bawah ini.

Alat dan Bahan :
1.      Air panas
2.      Soda kue
3.      Cuka
4.      Sabun cair (shampo/sabun cuci piring/detergen)
5.      Pewarna makanan (kalau bisa warna merah)
6.      Tepung (tanah liat)
7.      Botol (Aqua ukuran kecil)

Langkah Kerja

1. Buatlah sebuah gunung yang berbentuk kerucut dengan menggunakan botol dan adonan tepung (atau tanah liat). Letakan botol di tengah, kemudian lapisi dengan adonan tepung. Buatlah berbetuk kerucut seperti gunung. Usahakan ujung botol jangan tertutup oleh adonan. Karena ujung botol akan dijadikan tempat untuk memasukkan bahan-bahan lainnya.

2. Masukan air panas kedalam botol hingga setengahnya. Air panas digunakan karena air panas dapat mempercepat reaksi dari pada air dingin.

3. Tambahkan sedikit sabun cair dan soda kue kedalam botol. (soda kue = 2 sendok makan penuh )

4. Untuk membuat erupsi, tambahkan cuka kedalam botol. Agar lebih menarik cuka atau air dapat diberi warna dengan pewarna makanan.

5. Erupsi terjadi ketika cuka ditambahkan kedalam botol.(boleh sambil diaduk)

Penjelasan:

Soda kue adalah sodium bikarbonat dan cuka adalah asam lemah. Campuran kedua bahan kimia ini akan membentuk karbon dioksida yang berbentuk gas. Karbon dioksida yang dihasilkan berusaha untuk keluar dari botol. Dengan adanya sabun cair, maka akan terbentuk gelembung-gelembung kecil. Sehingga erupsi yang terjadi menyerupai lava yang sebenarnya.

Gas karbon dioksida yang dihasilkan oleh model gunung berapi ini sama dengan proses yang terjadi pada gunung berapi yang sebenarnya. Semakin banyak karbon dioksida, semakin besar tekanannya, semakin banyak lava, semakin besar pula erupsinya.

PERCOBAAN KIMIA: BATERAI BUAH



Apa yang terlintas dipikiran kalian ketika mendengar "Baterai Buah"? Wah ada-ada aja nih, masa buah dijadiin baterai dimana-mana enaknya juga dibikin rujak pasti seger. Believe it or not kita dapat menyalakan sebuah lampu kecil dengan menggunakan buah. Kalo begitu mari kita langsung buat saja.

Alat dan bahan
  • Kentang (disini kita pakai kentang, tapi kalian menggunakan lemon atau buah lainnya jika tertarik)
  • Lampu LED (atau lampu bohlam kecil juga bisa)
  • Kabel
  • Penjepit buaya
  • Lempengan tembaga
  • Lempengan seng
  • Untuk pengganti tembaga dan seng ini dapat digunakan isi dalam baterai yang biasanya berwarna hitam (batang karbon)

Cara Kerja
  1. Tusukkan lempengan tembaga dan seng ke dalam kawat mentah.
  2. Jepitkan kabel kepada lempengan tersebut dan hubungkan dengan lampu.
  3. Lihat nyala lampu yang terjadi.
  4. Jika nyala lampu belum kelihatan, maka tambah kentang tersebut  agar arus listrik yang dihasilkan bertambah besar (lihat pada gambar).
  5.  
Penjelasan
Lampu tersebut dapat menyala karena adanya arus listrik yang mengalir. Seperti halnya baterai lampu senter, kentang dan lempengan-lempengan itu pun menghasilkan arus listrik walaupun sangat lemah. Getah kentang mempengaruhi logam-logam itu secara kimiawi layaknya larutan elektrolit dalam aki. Oleh karena itu, susunan seperti ini disebut elemen galvani, karena yang pertama kali mengamati proses ini dalam eksperimen ialah seorang dokter Itali bernama Galvani.
     

BERBAGI PENGALAMAN BERHARGA : SELEKSI DUTA RUMAH BELAJAR 2020

 Oleh: Willie Anggrian Tabiik pun... Siang itu, hari Jumat, 20 November 2020 pukul 14.33 WIB masuklah pesan berupa file undangan “202019 –...