Sebagai bahan evaluasi berikut ini daftar nilai ulangan pertama mata pelajaran Fisika SMA Negeri 1 Penawartama T.P 2015/2016:
Kelas X, Materi Fisika : Besaran dan Satuan
[Download] Nilai Fisika X 1
[Download] Nilai Fisika X 2
Kelas XI IPA, Materi Fisika : Kinematika dengan Analisis Vektor
[Download] Nilai Fisika XI IPA 1
[Download] Nilai Fisika XI IPA 2
Kelas XII IPA, Materi Fisika : Gelombang
[Download] Nilai Fisika XII IPA 1
[Download] Nilai Fisika XII IPA 2
Wednesday, September 16, 2015
Wednesday, June 10, 2015
PENILAIAN ASPEK KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR
Pada umumnya hasil belajar dapat dikelompokkan menjadi
tiga ranah yaitu; ranah kognitif, psikomotor dan afektif. Secara eksplisit
ketiga ranah ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Setiap mata pelajaran
selalu mengandung ketiga ranah tersebut, namun penekanannya selalu berbeda.
Mata pelajaran praktek lebih menekankan pada ranah psikomotor, sedangkan mata
pelajaran pemahaman konsep lebih menekankan pada ranah kognitif. Namun kedua
ranah tersebut mengandung ranah afektif.
Ranah psikomotor berhubungan dengan hasil belajar yang pencapaiannya melalui
keterampilan manipulasi yang melibatkan otot dan kekuatan fisik. Ranah
psikomotor adalah ranah yang berhubungan aktivitas fisik, misalnya; menulis,
memukul, melompat dan lain sebagainya. Ranah kognitif berhubungan erat dengan
kemampuan berfikir, termasuk di dalamnya kemampuan menghafal, rnemahami,
mengaplikasi, menganalisis, mensintesis dan kemampuan mengevaluasi. Sedangkan
ranah afektif mencakup watak perilaku seperti sikap, minat, konsep diri, nilai
dan moral.
Dalam paradigma lama, penilaian pembelajaran lebih ditekankan pada hasil
(produk) dan cenderung hanya menilai kemampuan aspek kognitif, yang
kadang-kadang direduksi sedemikian rupa melalui bentuk tes obyektif. Sementara,
penilaian dalam aspek afektif dan psikomotorik kerapkali diabaikan.
Kemampuan afektif berhubungan dengan minat dan sikap yang dapat berbentuk
tanggung jawab, kerjasama, disiplin, komitmen, percaya diri, jujur, menghargai
pendapat orang lain, dan kemampuan mengendalikan diri.
Tujuan aspek kognitif berorientasi pada kemampuan berfikir yang mencakup kemampuan intelektual yang lebih sederhana, yaitu mengingat, sampai pada kemampuan memecahkan masalah yang menuntut siswa untuk menghubungakan dan menggabungkan beberapa ide, gagasan, metode atau prosedur yang dipelajari untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan demikian aspek kognitif adalah subtaksonomi yangmengungkapkan tentang kegiatan mental yang sering berawal dari tingkat pengetahuan sampai ke tingkat yang paling tinggi yaitu evaluasi. Masalah afektif dirasakan penting oleh semua orang, namun implementasinya masih kurang. Hal ini disebabkan merancang pencapaian tujuan pembelajaran afektif tidak semudah seperti pembelajaran kognitif dan psikomotor. Satuan pendidikan harus merancang kegiatan pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran afektif dapat dicapai.
Tujuan aspek kognitif berorientasi pada kemampuan berfikir yang mencakup kemampuan intelektual yang lebih sederhana, yaitu mengingat, sampai pada kemampuan memecahkan masalah yang menuntut siswa untuk menghubungakan dan menggabungkan beberapa ide, gagasan, metode atau prosedur yang dipelajari untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan demikian aspek kognitif adalah subtaksonomi yangmengungkapkan tentang kegiatan mental yang sering berawal dari tingkat pengetahuan sampai ke tingkat yang paling tinggi yaitu evaluasi. Masalah afektif dirasakan penting oleh semua orang, namun implementasinya masih kurang. Hal ini disebabkan merancang pencapaian tujuan pembelajaran afektif tidak semudah seperti pembelajaran kognitif dan psikomotor. Satuan pendidikan harus merancang kegiatan pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran afektif dapat dicapai.
B. Contoh Item Penilaian Hasil Pembelajaran
Berdasarkan Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotor
Jika dalam suatu pelajaran seorang pengajar menjelaskan tentang sistem fotosintesis pada tumbuhan, maka ada beberapa penilaian yang harus dilakukan.
a. Penilaian Kognitif
Jawablah pertanyaan berikut!
1. Apakah yang dimaksud dengan fotosintesis?
2. Kapan fotosintesis dapat dilakukan?
3. Mengapa tumbuhan harus berfotosintesis?
4. Dimana tempat tumbuhan berfotosintesis?
5. Bagaimana proses fotosintesis pada tumbuhan?
Jika dalam suatu pelajaran seorang pengajar menjelaskan tentang sistem fotosintesis pada tumbuhan, maka ada beberapa penilaian yang harus dilakukan.
a. Penilaian Kognitif
Jawablah pertanyaan berikut!
1. Apakah yang dimaksud dengan fotosintesis?
2. Kapan fotosintesis dapat dilakukan?
3. Mengapa tumbuhan harus berfotosintesis?
4. Dimana tempat tumbuhan berfotosintesis?
5. Bagaimana proses fotosintesis pada tumbuhan?
b. Penilaian Afekif
No. Nama Mengemukakan Pendapat Kerjasama Disiplin Skor Nilai
No. Nama Mengemukakan Pendapat Kerjasama Disiplin Skor Nilai
c. Penilaian Psikomotor
No. Kelompok Identifikasi Masalah Hasil Pengamatan Jumlah Skor Nilai
No. Kelompok Identifikasi Masalah Hasil Pengamatan Jumlah Skor Nilai
Penilaian akhir dilakukan oleh pengajar dengan
memperhatikan skor yang dimiliki oleh siswa.
C. Perbedaan Penilaian Hasil Pembelajaran yang
Didasarkan Pada Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotor
Dalam suatu pembelajaran berhitung, maka dapat dibedakan proses penilaian antara ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
a. Ranah kognitif dalam berhitung dapat diartikan sebagai aktivitas kognitif dalam memahami hitungan secara tepat dan kritis. Aktivitas seperti ini sering disebut sebagai kemampuan membaca, atau lebih khusus disebut sebagai kemampuan kognisi.
b. Ranah afektif berhubungan dengan sikap dan minat/motivasi siswa untuk membaca ; misalnya sikap positif terhadap kegiatan membaca atau sebaliknya, gemar membaca, malas membaca dan lain-lain.
c. Ranah psikomotor berkaitan dengan aktivitas fisik siswa pada saat melakukan kegiatan berhitung. Aktivitas fisik pada saat berhitung.
Dalam suatu pembelajaran berhitung, maka dapat dibedakan proses penilaian antara ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
a. Ranah kognitif dalam berhitung dapat diartikan sebagai aktivitas kognitif dalam memahami hitungan secara tepat dan kritis. Aktivitas seperti ini sering disebut sebagai kemampuan membaca, atau lebih khusus disebut sebagai kemampuan kognisi.
b. Ranah afektif berhubungan dengan sikap dan minat/motivasi siswa untuk membaca ; misalnya sikap positif terhadap kegiatan membaca atau sebaliknya, gemar membaca, malas membaca dan lain-lain.
c. Ranah psikomotor berkaitan dengan aktivitas fisik siswa pada saat melakukan kegiatan berhitung. Aktivitas fisik pada saat berhitung.
D. Mengidentifikasi Komponen Penilaian Proses
Pembelajaran
Penilaian dilakukan dalam tiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor.
a. Aspek penilaian kognitif terdiri dari:
– Pengetahuan (Knowledge), Kemampuan mengingat (misalnya: nama ibu kota, rumus).
– Pemahaman (Comprehension), Kemampuan memahami (misalnya: menyimpulkan suatu paragraf).
– Aplikasi (Application), Kemampuan Penerapan (Misalnya: menggunakan suatu informasi/ pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah).
– Analisis (Analysis), Kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian kecil (Misalnya: menganalisis bentuk, jenis atau arti suatu puisi).
– Sintesis (Synthesis), Kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi suatu kesimpulan (misalnya: memformulasikan hasil penelitian di laboratorium).
Penilaian dilakukan dalam tiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor.
a. Aspek penilaian kognitif terdiri dari:
– Pengetahuan (Knowledge), Kemampuan mengingat (misalnya: nama ibu kota, rumus).
– Pemahaman (Comprehension), Kemampuan memahami (misalnya: menyimpulkan suatu paragraf).
– Aplikasi (Application), Kemampuan Penerapan (Misalnya: menggunakan suatu informasi/ pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah).
– Analisis (Analysis), Kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian kecil (Misalnya: menganalisis bentuk, jenis atau arti suatu puisi).
– Sintesis (Synthesis), Kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi suatu kesimpulan (misalnya: memformulasikan hasil penelitian di laboratorium).
b. Aspek penilaian afektif terdiri dari:
– Menerima (receiving) termasuk kesadaran, keinginan untuk menerima stimulus, respon, kontrol dan seleksi gejala atau rangsangan dari luar
– Menanggapi (responding): reaksi yang diberikan: ketepatan reaksi, perasaan kepuasan dll
– Menilai (evaluating): kesadaran menerima norma, sistem nilai dll
– Mengorganisasi (organization): pengembangan norma dan nilai dalam organisasi sistem nilai
– Membentuk watak (Characterization): sistem nilai yang terbentuk mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah laku.
– Menerima (receiving) termasuk kesadaran, keinginan untuk menerima stimulus, respon, kontrol dan seleksi gejala atau rangsangan dari luar
– Menanggapi (responding): reaksi yang diberikan: ketepatan reaksi, perasaan kepuasan dll
– Menilai (evaluating): kesadaran menerima norma, sistem nilai dll
– Mengorganisasi (organization): pengembangan norma dan nilai dalam organisasi sistem nilai
– Membentuk watak (Characterization): sistem nilai yang terbentuk mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah laku.
c. Aspek penilaian psikomotor terdiri dari:
– Meniru (perception)
– Menyusun (manipulating)
– Melakukan dengan prosedur (precision)
– Melakukan dengan baik dan tepat (articulation)
– Melakukan tindakan secara alami (naturalization)
– Meniru (perception)
– Menyusun (manipulating)
– Melakukan dengan prosedur (precision)
– Melakukan dengan baik dan tepat (articulation)
– Melakukan tindakan secara alami (naturalization)
Wednesday, October 8, 2014
NILAI FISIKA UTS (MID SEMESTER) GANJIL TP 2014/2015
Pelaksanaan mid semester ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 di SMA Negeri 1 Penawartama telah selesai. Hasil kerja keras siswa dalam mengerjakan soal mid yang diujikan sebagian besar sudah dibagikan baik dalam dokumen cetak maupun dokumen yang dipublikasikan di website pribadi guru. Mata pelajaran Fisika di kelas X dan XI sesuai dengan kurikulum 2013 terbagi atas Fisika Peminatan dan Fisika Lintas Minat, maka soal dan penilaian pun berbeda sesuai dengan kategori.
Kini siswa sudah dapat mendownload (unduh) nilainya sebagai bahan evaluasi agar penilaian-penilaian berikutnya bisa diperbaiki. "Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai".
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas X Mia 1
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas X Mia 2
[DOWNLOAD] Fisika Lintas Minat kelas X IIS
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas XI Mia 1
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas XI Mia 2
[DOWNLOAD] Fisika Lintas Minat kelas XI IIS
Kini siswa sudah dapat mendownload (unduh) nilainya sebagai bahan evaluasi agar penilaian-penilaian berikutnya bisa diperbaiki. "Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai".
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas X Mia 1
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas X Mia 2
[DOWNLOAD] Fisika Lintas Minat kelas X IIS
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas XI Mia 1
[DOWNLOAD] Fisika Peminatan kelas XI Mia 2
[DOWNLOAD] Fisika Lintas Minat kelas XI IIS
Sunday, June 15, 2014
DAFTAR NILAI MAPEL FISIKA KELAS XI IPA SEMESTER GENAP TP 2013/2014
Bagi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Penawartama kalian dapat melihat nilai mata pelajaran fisika semester genap TP 2013/2014 pada link berikut:
[Download] Daftar Nilai Fisika Kelas XI IPA 1 Semester Genap TP 2013/2014
[Download] Daftar Nilai Fisika Kelas XI IPA 2 Semester Genap TP 2013/2014
Siswa yang nilainya ditandai dengan border berwarna kuning berarti siswa tersebut harus mengikuti program remedial yang akan diberikan oleh guru mata pelajaran fisika pada hari Senin, tanggal 16 Juni 2014 pada pukul 18.30 WIB. Bagi siswa yang telah mencapai KKM sebesar 73 maka siswa tersebut telah lulus untuk mata pelajaran fisika kelas XI semester genap TP 2013/2014.
[Download] Daftar Nilai Fisika Kelas XI IPA 1 Semester Genap TP 2013/2014
[Download] Daftar Nilai Fisika Kelas XI IPA 2 Semester Genap TP 2013/2014
Siswa yang nilainya ditandai dengan border berwarna kuning berarti siswa tersebut harus mengikuti program remedial yang akan diberikan oleh guru mata pelajaran fisika pada hari Senin, tanggal 16 Juni 2014 pada pukul 18.30 WIB. Bagi siswa yang telah mencapai KKM sebesar 73 maka siswa tersebut telah lulus untuk mata pelajaran fisika kelas XI semester genap TP 2013/2014.
Thursday, February 20, 2014
UJIAN PRAKTIK FISIKA T.P 2013/2014
DAFTAR KELOMPOK UJIAN PRAKTIK SMA NEGERI 1 PENAWARTAMA TULANG BAWANG MATA PELAJARAN FISIKA TAHUN PELATARAN 2013/2014:
[DOWNLOAD] Daftar Kelompok Ujian Praktik Fisika Kelas XII IPA 1.
[DOWNLOAD] Daftar Kelompok Ujian Praktik Fisika Kelas XII IPA 2.
[DOWNLOAD] Modul Ujian Praktik Fisika.
[DOWNLOAD] LKS dan Kriteria Penilaian Ujian Praktik Fisika.
[DOWNLOAD] Daftar Kelompok Ujian Praktik Fisika Kelas XII IPA 1.
[DOWNLOAD] Daftar Kelompok Ujian Praktik Fisika Kelas XII IPA 2.
[DOWNLOAD] Modul Ujian Praktik Fisika.
[DOWNLOAD] LKS dan Kriteria Penilaian Ujian Praktik Fisika.
UJIAN PRAKTIK TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Kelompok Ujian Praktik Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Kosgoro Penawartama Tahun Pelajaran 2013/2014:
1. [Download] Daftar kelompok dan pilihan modul Ujian Praktik Mata Pelajaran Kimia.
2. [Download] Daftar kelompok dan modul Ujian Praktik Mata Pelajaran Fisika.
1. [Download] Daftar kelompok dan pilihan modul Ujian Praktik Mata Pelajaran Kimia.
2. [Download] Daftar kelompok dan modul Ujian Praktik Mata Pelajaran Fisika.
Sunday, February 16, 2014
PRAKTIK FISIKA: PERCOBAAN MELDE
A. Tujuan
1. Menentukan cepat rambat gelombang pada
tali.
2. Menentukan panjang gelombang yang terjadi.
3. Menentukan frekuensi gelombang pada tali
4. Menentukan hubungan antara cepat rambat gelombang
dengan panjang tali.
5. Menentukan hubungan antara cepat rambat gelombang
dengan massa beban.
B. Alat dan Bahan
1. Rangkaian Listrik AC
2. Tali
3. Vibrator (ticker timer/pengetik waktu)
4. Beban
5. Katrol
6. Power supply
7. Neraca
8. Meja
9. Mistar
C. Cara Kerja
I. Variasi Massa Beban
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Hubungkan aliran listrik dengan power
supply
3. Timbang massa tali dan massa beban dengan
menggunakan neraca
4. Ambil tali dan kaitkan ujung satu dengan
beban dan ujung lain dengan vibrator
5. Hubungkan kabel pada power supply dengan
aliran listrik AC dan ujung yang satunya pada vibrator
6. Ambil katrol dan letakkan di bagian ujung
meja salah satu sisi lalu kaitkan tali pada katrol di bagian yang di bebani
beban
7. Ukur panjang tali di mulai dari penghubung
sampai katrol (tali sisa yang di gantungi beban setelah katrol tidak di ukur)
8. Usahakan panjang tali setelah membentuk
gelombang dapat di amati dengan jelas untuk semua variasi massa
9. Tenangkan tali yang di gantungi massa
beban
10. Setelah tali sisa tenang dan beban tidak
bergerak lagi, nyalakan power supply dengan menekan tombol ON
11. Amati gelombang yang terjadi (jangan
terlalu lama karena dapat menyebabkan alat rusak, jika merasa gelombang yang
terjadi jelas dan sudah di hitung jumlah gelombang yang terbentuk cepat matikan
power supply dengan menekan tobol OFF)
12. Hitung berapa jumlah gelombang yang
terbentuk
13. Catat pada tabel pengamatan
14. Ulangi lagi dengan variasi massa beban
dengan panjang tali tetap.
Tabel I (variasi massa beban)
No.
|
Massabeban (gr)
|
n
|
ג (cm)
|
1
|
|||
2
|
|||
3
|
|||
4
|
Keterangan :
n = banyaknya gelombang
ג
= panjang gelombang
II. Variasi Panjang Tali
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Hubungkan aliran listrik dengan power
supply
3. Timbang massa tali dan massa beban dengan
menggunakan neraca
4. Ambil tali dan kaitkan ujung satu dengan
beban dan ujung lain dengan vibrator
5. Hubungkan kabel pada power supply dengan
aliran listrik AC dan ujung yang satunya pada vibrator
6. Ambil katrol dan letakkan di bagian ujung
meja salah satu sisi lalu kaitkan tali pada katrol di bagian yang di bebani
beban
7. Ukur panjang tali di mulai dari penghubung
sampai katrol (tali sisa yang di gantungi beban setelah katrol tidak di ukur)
8. Tenangkan tali yang di gantungi massa
beban
9. Setelah tali sisa tenang dan beban tidak
bergerak lagi, nyalakan power supply dengan menekan tombol ON
10. Amati gelombang yang terjadi (jangan
terlalu lama karena dapat menyebabkan alat rusak, jika merasa gelombang yang
terjadi jelas dan sudah di hitung cepat matikan power supply dengan menekan
tobol OFF)
11. Hitung berapa jumlah gelombang yang
terbentuk
12. Catat pada tabel pengamatan
13. Ulangi lagi dengan variasi panjang tali
dengan massa beban tetap
14. Vibrator jangan terlalu jauh dari power
supply karena aliran listrik sulit untuk mengalir (walupun kabel masih cukup)
15. Apabila ingin melakukan pengamatan dengan
panjang tali yang pendek maka selain dekatkan vibrator juga dekatkan power
supply.
Tabel II (variasi panjang tali)
No.
|
l (cm)
|
n
|
ג (cm)
|
1
|
|||
2
|
|||
3
|
|||
Keterangan :
n = banyaknya gelombang
ג
= panjang gelombang
Subscribe to:
Posts (Atom)
BERBAGI PENGALAMAN BERHARGA : SELEKSI DUTA RUMAH BELAJAR 2020
Oleh: Willie Anggrian Tabiik pun... Siang itu, hari Jumat, 20 November 2020 pukul 14.33 WIB masuklah pesan berupa file undangan “202019 –...



